Friday, December 12, 2008

Isi Waktu Luang dengan Berbuat Kebaikan


Assalamu'alaykum Saudaraku

Alhamdulilah akhirnya saya bisa menorehkan lagi tulisan-tulisan saya di blog ini, setelah beberapa waktu saya tidak sempat karena kesibukan mengajar di sebuah PTS dan beberapa bisnis yang saya jalankan. Masih menyikapi seputar bioenergi yang rupanya, beberapa tulisan saya sebelumnya dibantah oleh mereka. Justru saya tidak ingin memperlebar jurang konflik antara saya dengan mereka(penulis bioenergicenter.blogspot.com), yaitu dengan tidak menanggapi bantahan mereka. Karena cukuplah bagi saya, sebagai alumni bioenergi sendiri yang pernah mengikuti pelatihan-pelatihannya dan pernyataan-pernyataan dari teman-teman alumni yang bisa dijadikan sebagai bukti bahwa semua tuduhan mereka adalah tidak benar.

Karena pada dasarnya saya tidak ingin ada diantara konflik ini, melainkan hanya sekedar memberikan pencerahan bagi kedua belah pihak dan orang lain yang terhasut oleh fitnah tersebut.

Justru saya ingin mengajak kepada saudaraku agar mengisi waktu luang dengan berbuat kebaikan. Karena Orang yang dalam hidupnya senantiasa menebar fitnah, desas-desus yang tak bermanfaat biasanya adalah orang-orang yang banyak menganggur dalam hidupnya. itu, karena akal pikiran mereka selalu melayang-layang tak tahu arah.

"Mereka rela berada bersama orang-orang yang tidak pergi berperang".(QS.At Taubah: 87)

Saat paling berbahaya bagi akal adalah manakala pemiliknya menganggur dan tak berbuat apa-apa. Orang seperti itu, ibarat mobil yang berjalan dengan kecepatan tinggi tanpa sopir, akan mudah oleng kekanan dan ke kiri. Dan itu akan membuat akal pikiran menjadi tak terkendali dan mudah lepas kontrol. Sehingga manis rasanya jika menyebarkan fitnah, menyebarkan desas-desus yang tak bermafaat, dan celakanya hal tersebut tak disadari oleh pelakunya.

Saudaraku, bangkitlah sekarang juga; kerjakan sholat, baca buku, gali informasi, bertasbih, mengkaji, menulis, merapikan meja kerja, atau berbuat sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain. Bunuhlah setiap waktu kosong dengan pisau kesibukan dan kegiatan yang bermanfaat.

"Demi waktu. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran".(AL 'ASHR: 1-3)