Thursday, November 27, 2008

Untuk Saudaraku: Jangan Sedih Menghadapi Kritikan Pedas


Assalamu’alaykum Saudaraku.

Sang Pencipta dan Pemberi Rizki Yang Maha Mulia, acapkali mendapat cacian dan cercaan dari orang2 pandir yang tak berakal. Maka, apalagi saya, Anda dan kita semua. Kaitannya dengan orang/blog yang menjelek2an saudara syaiful dan bioenergi, saya pikir anggap saja sebagai sebuah kritikan. Karena dalam hidup ini kita akan selalu menjumpai kritikan-kritikan yang pedas dan pahit. Mungkin pula, sesekali kita akan mendapat cemooh dan hinaan dari orang lain.

Dan saya rasa jika Anda menjadi orang dihina oleh mereka, maka mereka tak akan pernah diam mengkritik sebelum Anda masuk ke dalam liang bumi, menaiki tangga langit, dan berpisah dengan mereka. Adapun bila Anda masih berada di tengah-tengah mereka, maka akan selalu ada perbuatan mereka yang membuat Anda bersedih dan meneteskan air mata, atau membuat tempat tidur Anda selalu merasa gerah.

Perlu diingat, orang-orang yang duduk diatas tanah tak akan pernah jatuh, dan manusia tidak akan pernah menendang anjing yang sudah mati. Adapun mereka marah dan kesal kepada Anda adalah mungkin karena Anda mengungguli mereka dalam hal kebaikan, keilmuan, tindak tanduk, atau harta. Jelasnya, Anda dimata mereka adalah orang berdosa yang tak terampuni sampai Anda melepaskan semua karunia dan nikmat Alloh yang ada pada diri Anda, atau sampai Anda meninggalkan semua sifat terpuji dan nilai-nilai luhur yang selama ini Anda pegang teguh. Dan menjadi orang yang bodoh, pandir dan tolol adalah yang mereka inginkan dari diri Anda.

Oleh sebab itu, waspadalah terhadap apa yang mereka katakan, kuatkan jiwa untuk mendengar kritikan, cemoohan dan hinaan mereka! Bersikaplah laksana batu cadas, tetap kokoh diterpa butiran-butiran salju yang menderanya setiap saat dan justru ia akan semakin kokoh karenanya. Artinya, jika Anda merasa terusik dan terpengaruh oleh kritikan atau cemoohan mereka, berarti Anda telah meluluskan keinginan mereka untuk mengotori dan mencemarkan kehidupan Anda. Padahal yang terbaik adalah menjawab atau merespon kritikan mereka dengan Akhlak yang baik. Acuhkan saja mereka, dan jangan pernah merasa tertekan oleh setiap upadaya mereka untuk menjatuhkan Anda!. Sebab, kritikan mereka yang menyakitkan itu pada hakekatnya merupakan ungkapan pernghormatan untuk Anda. Yakni, semakin tinggi derajat dan posisi Anda duduki, maka akan semakin pedas pula kritikan itu.

Betapapun, Anda akan kesulitan membungkam mulut mereka dan menahan gerakan lidah mereka. Yang Anda mampu, hanya mengubur dalam-dalam setiap kritikan mereka, mengabaikan solah-polah mereka pada Anda, dan cukup mengomentari setiap perkataan mereka sebagaimana yang diperintahkan Alloh SWT,

Katakanlah (kepada mereka): ”Matilah kamu karena kemarahanmu itu”. (QS. Ali ’Imran:119)

Semoga bermanfaat bagi saudara syaiful dan bioenergi, dan seluruh saudaraku yang senantiasa dijelek-jelekkan, dicemooh dan dihina dina. Karena Sesungguhnya Alloh SWT bersama-sama dengan orang yang senantiasa sabar. Salam Sukses!